Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Viral! Aksi Diduga Warga Buka Paksa Portal Bendungan Lahor hingga Gratiskan Pengendara  

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

02 - Apr - 2026, 10:58

Placeholder
Tampak banner bertuliskan Portal Gratis untuk Seluruh Rakyat Indonesia. (Foto: Facebook)

JATIMTIMES - Aksi pembukaan paksa portal di kawasan Bendungan Lahor, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, viral di media sosial, terutama di Facebook. Sejumlah warga diduga menolak penarikan retribusi di jalur tembus Malang-Blitar itu dengan membuka portal dan menggratiskan seluruh kendaraan yang melintas.

Pada Rabu (1/4/2026), akses tembusan menuju Malang-Blitar maupun sebaliknya itu masih terbuka bebas. Seluruh kendaraan roda dua hingga roda empat tampak melintas tanpa dikenai retribusi.

Baca Juga : Peredaran Narkoba di Malang Terbongkar, Polisi Tangkap Dua Tersangka dan Sita 4 Poket Sabu

Bahkan tidak terlihat petugas yang berjaga di loket pintu masuk. Dari video yang beredar, tampak di atas loket terpasang banner bertuliskan “Portal Gratis untuk Seluruh Rakyat Indonesia.”

Kondisi ini membuat sebagian pengendara sempat kebingungan. Pasalnya, sebelumnya setiap kendaraan yang melintas diwajibkan membayar retribusi secara non-tunai menggunakan sistem e-toll.

Aksi pembukaan portal tersebut ramai beredar di media sosial. Dalam video yang beredar, tampak seorang bapak mendatangi petugas portal dan meminta akses dibuka terus. Ucapan pria tersebut pun ramai dibagikan di media sosial.

"Yo pak ya, iki jalan umum, mosok sepeda motor kom gae e-tol. Logikane nok ndi sepeda motor gae e-tol." kata pria paruh baya tersebut. 

Pria itu kemudian bertanya kepada petugas. "Bosmu nandi?"

Petugas portal menjawab singkat.
"Sudah pulang pak"

Tak lama kemudian, pria tersebut meminta portal terus dibuka. "Dibuka dalane, dibuka terus iki, bukaen terus. Gratis iki," ungkap bapak itu sambil membuka pembatas portal.

Aksi itu diduga sudah berlangsung sejak Rabu 1 April 2026 sore. Pada Rabu (1/4/2026) malam, mobil polisi terlihat berjaga di area portal Bendungan Lahor.

Unggahan terkait aksi ini menuai beragam respons dari warganet. Sebagian mendukung aksi warga, namun ada juga yang menilai retribusi tetap wajar karena kawasan tersebut berada di lahan Perum Jasa Tirta I.

Beberapa komentar yang ramai di media sosial antara lain:

Baca Juga : Panjat Tembok dan Rusak Kawat Duri, Dua Pelaku Spesialis Maling Baterai Tower Telkomsel Ditangkap

"Ini dari awal memang bukan jalan umum kan? Ket jamanku Malang-Blitar yo mbayar soal e, yo ngga masalah," tulis akun @dionyos**. 

"Karepe dewe, lha kui lahan jaya tirta, yo bayar, gak gelem yo mutero" @dandik_po***. 

"Kadung dalan e ditutup kyok Karangkates nangis we, di tap e-toll cek transparan mlebune Nang kantor" @bagoeswidj***

Ada pula yang menyoroti sistem pembayaran. "Pembayaran dengan sistem e-money memang bisa memastikan mengurangi penyelewengan dana tapi di sisi lain menghilangkan sisi kemanusiaan, seharusnya tetap ada pilihan pembayaran cash serta ada kebijakan csr untuk masyarakat sekitar," tulis @rockysistarwa***. 

Sementara akun lain menilai polemik justru muncul setelah sistem e-toll diterapkan. "Biyen ora gawe e toll gak onok ngenean soale duike melbu akeh nang petugas tiket e, laahh lapo sak iki kok rame dan demo pas dikek i sistem E toll, simpulkan dewe ae wkwkw" @r.ismail0***. 

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berupaya mengonfirmasi pihak Perum Jasa Tirta I terkait polemik portal Bendungan Lahor tersebut.


Topik

Peristiwa Bendungan Lahor jalan tembus Malang-Blitar kejadian viral portal berbayar Bendungan Lahor



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Magetan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy