Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Imbas Harga Minyak Melonjak, Dua Wilayah di Australia Gratiskan Transportasi Umum

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

01 - Apr - 2026, 14:58

Placeholder
Ilustrasi mengisi BBM di SPBU. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat konflik global mulai berdampak luas ke berbagai negara. Namun menariknya, dua wilayah di Australia justru mengambil langkah berbeda dengan menggratiskan transportasi umum untuk warganya.

Dilansir dari BBC, kebijakan ini diterapkan di negara bagian Victoria dan Tasmania sebagai upaya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi di tengah mahalnya harga BBM.

Baca Juga : Agar Lebih Terarah, Pemkot Malang Bakal Siapkan Kamus Usulan Khusus RT Berkelas

Pemerintah negara bagian Victoria mengumumkan bahwa seluruh layanan transportasi umum seperti kereta, trem, dan bus digratiskan selama bulan April. Langkah ini diambil untuk membantu masyarakat menghadapi lonjakan harga bahan bakar.

Kebijakan tersebut dipimpin oleh Jacinta Allan yang menilai bahwa kebijakan ini bisa menjadi solusi cepat meski tidak menyelesaikan semua persoalan.

“Kebijakan ini tidak akan menyelesaikan semua masalah, tetapi ini adalah langkah segera untuk membantu warga Victoria saat ini,” ujarnya.

Sementara itu, pemerintah Tasmania juga menerapkan kebijakan serupa. Warga di wilayah tersebut dapat menikmati layanan transportasi umum secara gratis hingga akhir Juni, termasuk bus, kereta, hingga feri.

Perdana Menteri Tasmania, Jeremy Rockliff, mengatakan bahwa langkah ini diambil untuk meringankan beban masyarakat.

“Kami tahu kenaikan biaya bahan bakar berdampak pada anggaran keluarga, dan itulah mengapa kami mengambil tindakan tegas untuk melindungi warga Tasmania,” jelasnya.

Kebijakan ini tidak lepas dari dampak konflik di Timur Tengah, khususnya perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memicu lonjakan harga minyak global.

Selain itu, terganggunya jalur distribusi energi di Selat Hormuz turut memperparah situasi. Jalur ini merupakan salah satu rute vital perdagangan minyak dunia, sehingga gangguan di kawasan tersebut langsung berdampak pada harga BBM global.

Baca Juga : Ahmad Irawan Soroti Aturan Alih Fungsi Sawah, Biaya Kos Mahasiswa di Kota Malang Khawatir Melonjak

Akibatnya, banyak negara mulai menerapkan berbagai kebijakan penghematan energi, termasuk membatasi konsumsi bahan bakar hingga mendorong penggunaan transportasi umum.

Sebelumnya, pemerintah federal Australia yang dipimpin oleh Anthony Albanese juga telah mengambil langkah untuk meredam dampak kenaikan harga BBM.

Salah satunya dengan memangkas pajak bahan bakar hingga setengahnya selama tiga bulan. Kebijakan ini menurunkan pajak sebesar 26,3 sen per liter untuk bensin dan solar, yang diperkirakan dapat menghemat pengeluaran pengendara sekitar 10 hingga 20 dolar Australia per tangki.

Langkah ini diambil setelah sempat terjadi panic buying di sejumlah SPBU yang menyebabkan kelangkaan pasokan bahan bakar di beberapa wilayah.

Kenaikan harga BBM akibat konflik global mendorong berbagai negara untuk mencari solusi cepat. Mulai dari subsidi, pengurangan pajak, hingga kebijakan transportasi gratis seperti yang dilakukan di Australia.

Langkah ini diharapkan tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga mengurangi konsumsi bahan bakar di tengah ketidakpastian pasokan energi dunia.


Topik

Peristiwa Australia BBM BBM naik



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Magetan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya