Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Wahana di Mikutopia Batu Diduga Patah Saat Beroperasi, Saksi Ungkap Detik-Detik Kepanikan Pengunjung

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : Yunan Helmy

05 - Apr - 2026, 12:27

Placeholder
Salah satu wahana Mikutopia patah (kiri) didokumentasikan salah seorang pengunjung.(Foto: Dokumen Istimewa)

JATIMTIMES – Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan video yang menunjukkan dugaan kerusakan wahana di destinasi wisata baru, Mikutopia, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Insiden yang terjadi pada Jumat (3/4/2026) siang itu dilaporkan memicu kepanikan di tengah kerumunan wisatawan.

Peristiwa ini mencuat setelah akun TikTok @madesyaki02 milik Iva Kartika Sari membagikan pengalaman mencekamnya saat berkunjung ke objek wisata yang baru dibuka tersebut. Iva menceritakan, insiden terjadi sekitar pukul 11.30 WIB, tepat saat antrean pengunjung sedang membludak.

Baca Juga : Parkir Digital Surabaya Kini Ada di Banyak Titik, Ini Daftar Lengkap Lokasinya

Kendala teknis dialami wahana bernama "Tiram", wahana putar yang diperuntukkan bagi anak-anak dan dewasa. Menurut Iva, salah satu komponen wahana tersebut diduga patah secara tiba-tiba saat mesin sedang bekerja.

"Kejadiannya tiba-tiba pas ramai antrean, bagian patah (bagian wahana), ada yang teriak makannya orang-orang panik," ungkap Iva saat dikonfirmasi terkait video viral tersebut, Minggu (5/4/2026).

Ketegangan semakin memuncak ketika suami Iva, yang saat itu berada di area toilet, langsung bertindak. Melihat ada yang tidak beres, ia spontan melompati pagar pembatas untuk membantu menghentikan laju wahana secara manual guna menghindari dampak yang lebih fatal.

"Suami refleks loncat pagar biar wahananya cepat berhenti. Benar-benar ngeri karena banyak anak kecil di sana," tambahnya.

Berdasarkan pengamatan Iva di lokasi, seorang anak kecil dilaporkan menjadi korban dalam peristiwa itu. Anak tersebut terdengar berteriak histeris karena syok akibat guncangan dari komponen yang patah. Sejumlah pengunjung lain pun tampak sigap membantu mengevakuasi para penumpang wahana.

Tak lama setelah insiden, operasional wahana dihentikan sementara. Iva menyebut, petugas di lokasi beralasan penghentian dilakukan karena memasuki waktu salat Jumat. Namun, karena merasa faktor keamanan tidak lagi terjamin, Iva dan keluarganya memilih untuk langsung meninggalkan lokasi.

"Suami mengajak pulang saja, sudah tidak boleh lagi naik wahana dan kami juga sudah telanjur takut," tegasnya.

Baca Juga : Komplotan Curas Sadis di Situbondo Dibekuk Polisi, Pelaku Tak Segan Bacok Korban

Sebelumnya, pihak manajemen Mikutopia sempat dikonfirmasi dan menyatakan tidak adanya informasi kejadian tersebut. Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani, menegaskan bahwa tidak ada laporan insiden wahana hingga menyebabkan korban luka pada hari itu.

“Itu tidak ada laporan di internal kami mengenai peristiwa yang konon katanya disebutkan dikonten itu,” kata Panji saat dikonfirmasi JatimTIMES, Sabtu (4/4/2026).

Panji juga menyebut bahwa berdasarkan pengecekan pada catatan rekam medis harian, tidak ditemukan adanya laporan korban akibat wahana pada tanggal tersebut.

"Kalau ada kejadian seperti ini pasti korban menuntut ke kami dan meminta pertolongan pertama. Saya cek di rekam medis peristiwa harian tidak ada juga cattan korban dari wahana tersebut," imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, video dokumentasi pasca kejadian oleh pengunjung tersebut terus menuai beragam komentar dari netizen yang mempertanyakan standar keamanan (safety) di objek wisata baru tersebut. Pasalnya, Mikutopia saat ini juga tengah menjadi sorotan publik terkait kelengkapan dokumen perizinan lingkungan (amdal).


Topik

Peristiwa Mikutopia wahana patah wisata Kota Batu Kota Batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Magetan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa