Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Bupati Sanusi Minta Sekolah-Sekolah di Lingkungan Ponpes Tingkatkan Nilai hingga Rata-Rata 90

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : A Yahya

21 - Feb - 2026, 15:35

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi saat memberikan keterangan kepada awak media di komplek Pondok Pesantren Daarul Ukhuwwah, Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Rabu (18/2/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi minta pengelola lembaga satuan pendidikan di lingkungan pondok pesantren (ponpes) yang ada di Kabupaten Malang untuk dapat mendorong para santri dan muridnya bisa mendapatkan rata-rata nilai 90. Khususnya pada empat mata pelajaran umum utama yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menyampaikan, dorongan terhadap para santri dan murid di sekolah-sekolah yang berada di bawah naungan yayasan pondok pesantren merupakan pelaksanaan Program Sekolah Unggulan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang. 

Baca Juga : Negara yang Gagal, Wangsa yang Menang: Panembahan Agung Ponorogo dan Lahirnya Kajoran

Menurut Sanusi, selama ini, sekolah-sekolah di lingkungan pondok pesantren untuk pendalaman pemahaman agama terhadap para santri dan murid sudah teruji serta kualitasnya bagus. Ia menyebut, untuk pendalaman pemahaman terhadap ilmu pengetahuan umum juga harus ditingkatkan. Sehingga, baik ilmu agama maupun ilmu pengetahuan umum dapat berjalan beriringan. 

Pejabat publik yang dulu pernah berprofesi sebagai guru di era 1980-an ini menuturkan, saat dirinya menjabat sebagai Bupati Malang, penilaian terhadap kualitas pendidikan di Kabupaten Malang sangat rendah. 

Tetapi dengan komitmen yang kuat dari berbagai stakeholder, penilaian terhadap pendidikan di Kabupaten Malang terus meningkat. Seiring dengan itu, Program Sekolah Unggulan yang diluncurkan Bupati Malang HM. Sanusi juga telah berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan para pelajar. Salah satu buktinya, sudah 5000 pelajar Kabupaten Malang yang mendapatkan rata-rata nilai 90 dari empat mata pelajar umum. Yakni Matematika, IPA, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. 

"Hari ini untuk SD dan SMP saya wajibkan nilai pelajarannya itu harus rata-rata 90. Saya sudah tidak mau dikasih nilai 70, 80, saya tidak mau. Alhamdulillaah, di akhir 2025 sudah ada 5.000 anak SMP Kabupaten Malang yang memiliki rata-rata nilai 90 (pada empat mata pelajaran)," ungkap Sanusi. 

Menurut Sanusi, untuk sekolah-sekolah swasta yang di bawah pengelolaan yayasan pondok pesantren sangat memiliki potensi yang besar dalam mencetak santri maupun murid untuk memperoleh rata-rata nilai 90 atau bahkan nilai 100. 

Baca Juga : 146 Tempat Ibadah di Gresik Dapat Kucuran Dana Operasional Rp723 Juta dari Petrokimia

Oleh karena itu, ia terus mendorong agar pihak yayasan, tenaga pendidik maupun pengasuh pondok pesantren dapat meningkatkan kualitas pendidikan para santri dan murid melalui capaian rata-rata nilai 90 pada mata pelajaran umum. Sehingga semuanya dapat berjalan beriringan untuk menuju Indonesia Emas 2045. 

"Mumpung masih muda, gunakan waktu dan kesempatan untuk belajar, belajar dan terus belajar hingga mendapatkan hasil yang terbaik," pungkas Sanusi.


Topik

Pemerintahan Sanusi santri ponpes



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Magetan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan