Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Kronologi Pelajar 14 Tahun di Tual Tewas Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

21 - Feb - 2026, 11:45

Placeholder
Momen warga menggeruduk markas Brimob. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES  - Seorang pelajar MTs berusia 14 tahun di Kota Tual, Maluku, Arianto Tawakal, meninggal dunia usai terjadi insiden di ruas jalan kawasan RSUD Maren, Kamis (19/2) pagi. Korban diduga terkena pukulan helm oleh oknum anggota Brimob saat melintas di lokasi.

Peristiwa itu terjadi ketika Arianto berboncengan dengan kakaknya, Nasri Karim (15). Keduanya baru saja berputar arah dari sekitar rumah sakit dan melaju di jalan menurun.

Baca Juga : Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Kediri Pantau Ruas Jalan yang Membahayakan

Di waktu yang sama, disebut-sebut ada rombongan kendaraan lain yang melintas kencang dan diduga melakukan balap liar. Namun Nasri membantah dirinya dan sang adik terlibat.

“Kami jalan sendiri. Dari arah Rumah Sakit Maren, kami putar balik. Memang posisi turunan, jadi motor agak laju. Adik sudah bilang ada polisi di depan,” ujar Nasri, Sabtu (21/2/2026). 

Menurut Nasri, sebelum sampai di titik turunan, ia melihat seorang anggota Brimob bernama Bripda Masias Siahaya berada di pinggir jalan.

“Waktu kami sudah dekat, dia langsung loncat dari balik pohon. Langsung ayunkan helm yang dipakai, kena tepat di wajah adik saya,” ungkapnya.

Ia menyebut, adiknya sempat masih memegang kendali motor meski sudah terkena pukulan.

“Dia masih pegang motor, mata sudah tertutup. Karena kena di wajah, dia hilang kendali. Motor terus melaju lalu jatuh tersungkur. Kepalanya sempat terseret di aspal. Motor adik juga tabrak saya sampai saya ikut jatuh,” katanya.

Arianto kemudian dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tak tertolong.

Kematian pelajar 14 tahun itu memicu kemarahan keluarga dan warga. Dari video yang diunggah akun Instagram @mangentemaluku, tampak para warga, termasuk keluarga korban mendatangi markas Brimob di Tual dan meminta agar terduga pelaku diproses hukum. 

“Kalau memang salah, kenapa tidak diberikan pembinaan saja? Kenapa harus dipukul seperti binatang? Pelaku harus dihukum sesuai undang-undang yang berlaku. Kalau tidak dihukum adil, kami akan terus kawal kasus ini,” kata Moksen Ali, keluarga korban.

Baca Juga : Mantan Ketum dan Bendum KONI Kabupaten Malang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Setengah Miliar

Kapolres Tual AKBP Whansi Des Asmoro mengatakan pihaknya masih mendalami kronologi kejadian, termasuk dugaan adanya balap liar di lokasi.

“Kami masih mendalami apakah benar saat itu ada balap liar atau korban hanya melintas seperti keterangan keluarga. Ada saksi yang menyebut memang ada kendaraan yang balap-balapan, dan anggota Brimob melakukan upaya pencegahan. Namun apakah tindakan yang dilakukan sudah sesuai prosedur atau tidak, itu yang sedang kami dalami,” ujar Whansi, Jumat (20/2).

Ia memastikan penyelidikan dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti. Karena terduga pelaku merupakan anggota Brimob, Polres Tual berkoordinasi dengan satuan Brimob dan Bidpropam Polda Maluku.

“Kami pastikan proses ini transparan. Kami tidak akan menutup-nutupi. Perkembangan penyidikan akan kami sampaikan kepada keluarga korban,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Rositah Umasugi menyampaikan Bripda MS telah diamankan dan ditahan di Rumah Tahanan Polres Tual. Selain proses pidana, yang bersangkutan juga akan menjalani proses kode etik profesi Polri.

Jika terbukti melanggar, sanksi tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dapat dijatuhkan.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Pelajar tewas dipukul Brimob Tual Maluku pelajar di Maluku tewas oknum Brimob



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Magetan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy