Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

28 Jiwa dan Balita Terdampak Rumah Rusak Akibat Angin Kencang, Sebagian Warga Pilih Mengungsi

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

06 - Feb - 2026, 13:35

Placeholder
Personel BPBD Kabupaten Malang saat menindaklanjuti laporan sejumlah rumah warga Kecamatan Pakis yang rusak usai diterjang angin kencang akibat dipicu cuaca ekstrem pada Kamis (5/2/2026) malam. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang terjadi di Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Kamis (5/2/2026). Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, angin kencang dilaporkan turut merusak tujuh rumah warga.

"Intensitas hujan deras disertai angin kencang di wilayah Pakis dan sekitarnya yang terjadi sejak pukul 16.00 WIB diduga menjadi pemicu angin kencang," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Malang Purwoto dalam laporannya yang dimuat JatimTIMES, Jumat (6/2/2026).

Baca Juga : Status BPJS Mendadak Nonaktif, Pasien Gagal Ginjal Terancam Putus Cuci Darah: Ini Cara Menghidupkannya Lagi

Sebagaimana yang telah disampaikan sebelumnya, cuaca ekstrem berupa hujan disertai angin kencang itulah yang kemudian turut mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. "Angin kencang berdampak pada kerusakan bagian atap di tujuh rumah warga," ujarnya.

Data terbaru dari BPBD Kabupaten Malang mengungkapkan, tujuh rumah warga yang terdampak angin kencang tersebut tersebar di tiga RT pada dua RW. Yakni rumah yang dihuni oleh tujuh Kepala Keluarga (KK) dengan 28 jiwa serta tiga balita.

"Enam rumah warga di bagian atap tersebut mengalami kerusakan ringan akibat terdampak angin kencang, sedangkan satu rumah lainnya rusak sedang," imbuhnya.

Rinciannya, enam rumah warga yang mengalami rusak ringan tersebut milik Sri Mulyani (81) yang dihuni oleh satu KK dengan dua orang jiwa; Suprapti (54): satu KK, lima orang jiwa dengan satu balita; Warno Catur (46): satu KK, empat jiwa; Edi Sutrisno (36): satu KK, enam jiwa; Sukimin (49): satu KK, empat orang jiwa dengan satu balita; Lilis (47): satu KK, tiga jiwa.

Sedangkan satu rumah lainnya yang dilaporkan mengalami rusak sedang terjadi di kediaman Leo (43). Rumah tersebut dihuni oleh satu KK yang terdiri dari empat jiwa dengan satu balita.

Baca Juga : Imbas Gempa, 14 Kereta Daop 6 Yogyakarta dan 4 Kereta Daop 8 Surabaya Terlambat

"Nihil korban jiwa, beberapa warga terdampak memilih bertahan pada rumah masing-masing. Sedangkan untuk satu keluarga atas nama Leo mengungsi di rumah kerabatnya," ujarnya.

Penanggulangan pasca kejadian angin kencang tersebut turut melibatkan sejumlah personel gabungan. Yakni mulai dari unsur BPBD dan PMI Kabupaten Malang, Muspika Pakis, Pemerintah Desa Mangliawan, para relawan hingga masyarakat sekitar.

Sementara itu, pada Kamis (5/2/2026) malam, sejumlah personel gabungan masih disiagakan di lokasi untuk melaksanakan pemantauan lanjutan serta berkoordinasi dengan pihak terkait. "Apabila terdapat perkembangan informasi akan disampaikan pada update berikutnya," pungkas Purwoto.


Topik

Peristiwa Angin Kencang KabupatenMalang bencana alam rumah roboh



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Magetan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa