JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi bertemu dengan kader-kader Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kordam VII yang meliputi wilayah Kecamatan Gedangan, Pagelaran, Bantur, dan Gondanglegi di Gedung Bachelor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.
Pertemuan ini berlangsung dalam rangka menyambut Bulan Sya'ban dan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah yang juga dihadiri oleh jajaran Ketua PAC Muslimat NU di empat kecamatan serta para kader Muslimat NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, badan otonom dan jajaran Forkopimcam Gondanglegi.
Baca Juga : ‎Buka Semifinal Stand Up Comedy STMJ, Rektor Unikama: Komika Harus Pintar Baca Isu Sosial
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu mengajak kepada semua kader Muslimat NU se-Kabupaten Malang, khususnya di Kordam VII agar dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan pendidikan anak-anak.
Menurutnya, ajakan itu sebagai wujud komitmen bersama seluruh stakeholder untuk mendukung program Pemkab Malang yakni sekolah unggulan. Pada Oktober 2025 lalu, sudah ada 17 sekolah yang ditetapkan sebagai pelaksana sekolah unggulan, yakni 10 SMP dan 7 SD.
"Saya meminta kepada seluruh peserta yang hadir dalam pertemuan rutin ini untuk memperhatikan pendidikan anak-anak agar terus belajar dengan giat sehingga memperoleh prestasi terbaik," ungkap Sanusi, Minggu (25/1/2026).
Pasalnya, menurut Sanusi dengan capaian nilai yang tinggi, anak-anak akan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan sekolah-sekolah unggulan yang berada di Kabupaten Malang maupun di wilayah lainnya.
Sanusi juga menyampaikan, bahwa Presiden RI Prabowo Subianto juga akan terus memberikan perhatian terhadap sektor pendidikan. Di Kabupaten Malang, akan dibangun Sekolah Rakyat yang berlokasi di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur. Nantinya, Sekolah Rakyat tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Baca Juga : FK Unisma Lahirkan 26 Dokter Baru, Kelulusan UKMPPD Sempurna
"Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Malang terus meningkatkan perhatian dan komitmen terhadap pengembangan pendidikan anak-anak sebagai investasi masa depan daerah," ujar Sanusi.
Lebih lanjut, Sanusi mengatakan bahwa berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemkab Malang melalui kolaborasi dengan lintas stakeholder untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Malang. Mulai dari peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, pemerataan akses pendidikan, hingga penguatan karakter dan kompetensi peserta didik.
"Dengan dukungan tersebut, diharapkan anak-anak di Kabupaten Malang mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan global dan bersaing di kancah internasional," pungkas Sanusi.
