JATIMTIMES - Langkah penguatan fasilitas literasi di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Malang memasuki babak baru setelah sebuah gedung perpustakaan modern resmi diserahkan kepada negara. Aset senilai lebih dari Rp3 miliar tersebut kini menjadi bagian dari pengelolaan Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui MAN 1 Kota Malang, menyusul prosesi penandatanganan serah terima yang berlangsung pada Jumat, 10 April 2026.
Penyerahan ini bukan sekadar formalitas administratif. Gedung yang berdiri dari kontribusi kolektif para wali murid itu sebelumnya dihimpun melalui Komite Madrasah sebagai bentuk swadaya masyarakat. Agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam sistem kelembagaan negara, aset tersebut kemudian dialihkan secara resmi kepada pemerintah melalui madrasah.

Ketua Komite MAN 1 Kota Malang, Drs. H. Qismul Ali, M.Pd, menegaskan bahwa kehadiran perpustakaan ini diharapkan menjadi pusat pengembangan literasi yang mampu menunjang kebutuhan belajar siswa. Ia menilai fasilitas fisik yang memadai menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik yang kuat di lingkungan madrasah.
Baca Juga : Jago #Cari_Aman Biar Happy, Ini Tips Aman dan Nyaman Berkendara untuk Perempuan
"Semoga fasilitas ini membantu siswa dalam bertolabbul ilmi dan memperdalam ilmu pengetahuan mereka," ujarnya.
Pembangunan gedung tersebut mencerminkan keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anak mereka. Melalui skema amal jariyah yang dikelola Komite, partisipasi itu tidak hanya berhenti pada aspek finansial, tetapi juga menjadi wujud kepedulian terhadap keberlanjutan mutu pendidikan.

Bendahara Komite, Hj. Istarsyidah, S.Pd, menyampaikan apresiasi kepada seluruh wali murid yang telah berkontribusi. Menurutnya, kekuatan gotong royong tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadirkan sarana pendidikan yang representatif.
Ia berharap, keberadaan gedung perpustakaan ini tidak hanya menjadi pelengkap fasilitas, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang unggul secara akademik dan berdaya saing.
"Ini adalah kontribusi luar biasa dari para wali murid. Semoga bisa melahirkan siswa berprestasi dan berguna bagi bangsa dan negara," tuturnya.
Dari sisi pengelola lembaga, Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. H. Sutirjo, M.Pd, memandang penyerahan aset ini sebagai bentuk sinergi antara masyarakat dan institusi pendidikan. Ia menekankan bahwa dukungan semacam ini memiliki nilai spiritual sekaligus sosial yang besar.
Baca Juga : Perluasan Parkir Digital Surabaya Libatkan 616 Jukir
Menurutnya, amal jariyah yang terlibat dalam pembangunan fasilitas pendidikan akan memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi penerima manfaat langsung, tetapi juga bagi para pihak yang berkontribusi.
"Semoga amal jariyah seluruh pihak yang terlibat dibalas dengan limpahan rahmat oleh Allah SWT," ungkapnya.
Keberadaan perpustakaan baru ini sekaligus menjadi indikator penguatan infrastruktur pendidikan di MAN 1 Kota Malang. Di tengah tuntutan peningkatan kualitas literasi dan akses pengetahuan, fasilitas yang representatif dinilai mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Dengan dukungan ruang baca yang lebih modern, koleksi yang terkelola, serta atmosfer akademik yang dibangun melalui fasilitas tersebut, madrasah ini menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan berbasis literasi.
