Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Optimalkan PMT Tekan Angka Stunting, Pemkot Kediri Gelar Rembuk Stunting Kecamatan

Penulis : Eko Arif Setiono - Editor : Yunan Helmy

04 - Feb - 2026, 17:52

Placeholder
Pemkot Kediri gelar rembuk stunting.

JATIMYIMES - Sebagai wadah merumuskan rencana aksi percepatan penurunan stunting secara terpadu, Pemerintah Kota Kediri menggelar kegiatan rembuk stunting tingkat kecamatan. Rembuk stunting dilaksanakan di Kecamatan Mojoroto yang dibuka secara langsung oleh Camat Mojoroto Abdul Rahman, Rabu (4/2/26).

Dalam sambutannya, Camat Mojoroto menyampaikan bahwa Kota Kediri berhasil meraih peringkat ke-2 daerah berkinerja baik dalam pencegahan dan penurunan stunting Tahun 2025 dari 197 kabupaten/kota se-Indonesia. Capaian tersebut menurutnya tidak lepas dari sinergi yang terjalin dengan semua pihak.  

Baca Juga : Program Safari KB Kota Kediri Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi dan Kesejahteraan Keluarga

Lebih lanjut Abdul Rahman menjelaskan, kondisi stunting Kota Kediri menunjukkan tren penurunan dari tahun ke tahun.  Tahun 2025, prevalensi stunting di Kota Kediri sebesar 4,6 persen. Angka ini turun jika dibanding tahun 2024 sebesar 4,9 persen. Sebagai agenda tahunan, kegiatan rembuk stunting diharapkan dapat menghasilkan komitmen bersama dan perencanaan konkret untuk menurunkan prevalensi stunting ke depan.  

Abdul Rahman juga menyampaikan apresiasi kepada wali kota Kediri atas kebijakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk posyandu yang diterapkan pada tahun 2026 dengan nilai Rp15 ribu per paket. Untuk itu, pihaknya akan bersinergi dengan OPD terkait agar PMT yang diberikan di posyandu dapat disesuaikan dengan kebutuhan gizi masing-masing sasaran. 

“Terima kasih untuk Mbak Wali Kota Kediri atas kebijakan pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita posyandu. Semoga upaya ini bisa membantu mengentaskan stunting yang ada di Kota Kediri, khususnya Kecamatan Mojoroto,” jelasnya.

Selain itu, kolaborasi dengan 24 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kota Kediri akan terus dilakukan untuk mengidentifikasi sasaran stunting 3B yakni ibu hamil, ibu menyusui dan balita agar gizinya dapat terpenuhi secara optimal. 

Baca Juga : Harga Cabai Sentuh Rp95 Ribu, Wali Kota Malang Siapkan KAD hingga Warung Tekan Inflasi

“Harapannya, anak-anak di Kota Kediri dapat tumbuh menjadi generasi yang tangguh, sehat, dan kuat, serta tidak muncul lagi kasus stunting,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan Stunting Kota Kediri Pemkot Kediri



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Magetan Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Eko Arif Setiono

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan