Pemkot Malang Pastikan Cari Solusi Penghijauan Kembali Kawasan Jalan Soekarno-Hatta
Reporter
Riski Wijaya
Editor
A Yahya
25 - Jan - 2026, 06:10
JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan tetap mengupayakan penghijauan kembali di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta (Soehat). Terutama di sepanjang jalur proyek drainase di ruas jalan tersebut, paska proyek pembangunan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) rampung pekan lalu.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, saat ini Pemkot Malang tengah berkoordinasi dengan Pemprov Jatim untuk mencari solusi terbaik, terutama terkait saluran yang tertutup serta keberadaan sejumlah pohon yang terdampak proyek tersebut.
Baca Juga : Pemkot Malang Kenalkan Asal-usul Nama Wilayah ke Gen Z Pakai Konten Digital
“Kita cek lagi. Yang jelas nanti akan ada solusi terkait saluran yang tertutup dan pohon-pohon yang kemarin ada beberapa terdampak. Sekarang kami sedang berkoordinasi dengan provinsi untuk mencari alternatif penyelesaian,” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, Pemkot Malang berharap tetap ada langkah konkret untuk mengembalikan keteduhan dan ruang hijau di kawasan tersebut. Meski secara teknis dan konstruksi proyek sepenuhnya ditangani Pemprov Jatim, Pemkot Malang terus menyampaikan masukan sejak tahap perencanaan awal.
“Kami hanya ketempatan tempat. Secara fisik pekerjaannya memang sudah selesai, tapi kami ingin ada solusi agar keteduhan dan hijau-hijaunya bisa dikembalikan. Insyaallah akan kita upayakan,” imbuhnya.
Salah satu opsi yang tengah dikaji adalah pemanfaatan sempadan jalan. Wahyu menjelaskan, karena Jalan Soekarno-Hatta merupakan jalan provinsi, maka pengaturan sempadan hingga perizinan di sepanjang jalur tersebut juga berada di bawah kewenangan Pemprov Jatim.
“Nanti sempadan jalan ini akan kita hitung dari as jalan sampai pagar atau tembok. Itu yang akan kita manfaatkan, tentu dengan berkoordinasi dengan provinsi,” jelasnya.
Tak menutup kemungkinan, Pemkot Malang juga akan memberikan pemahaman kepada masyarakat di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta agar turut mendukung upaya penghijauan, termasuk dengan memanfaatkan area sempadan yang memang tidak diperbolehkan untuk bangunan permanen.
Baca Juga : Siklon Luana Terjadi di Australia, Mengapa Dampak Angin Kencangnya Sampai ke Jawa Timur?
“Kalau memang itu masuk sempadan jalan dan tidak boleh ada bangunan, maka bisa kita tata. Untuk pohon peneduh dan penghijauan, itu diperbolehkan dan justru mendukung fungsi jalan,” tegas Wahyu.
Ia menegaskan, komitmen penghijauan telah menjadi kesepakatan sejak awal antara Pemkot Malang dan Pemprov Jatim. Karena itu, upaya mengembalikan keberadaan pohon di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta akan terus diupayakan melalui solusi bersama.
“Kita akan duduk bersama dengan provinsi untuk menyelesaikan persoalan ini. Sejak awal konsep perencanaan, kami sudah sepakat bahwa pohon harus tetap ada,” pungkasnya.
