Mitigasi Bencana Diperkuat, Bupati Bondowoso Tinjau Lokasi Longsor dan Bangunan Rusak
Reporter
Abror Rosi
Editor
Dede Nana
04 - Mar - 2026, 07:51
JATIMTIMES - Bupati Bondowoso Abd Hamid Wahid turun langsung meninjau Gedung Serbaguna milik Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Nomor 51, Kelurahan Dabasah, Kecamatan Bondowoso, Rabu (4/3/2026). Bagian atap gedung tersebut roboh total setelah diguyur hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Bondowoso.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas meningkatnya kejadian bencana yang dipicu cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir. Selain meninjau gedung GKJW, bupati juga mendatangi sejumlah lokasi terdampak lainnya, termasuk titik longsor serta bangunan yang mengalami kerusakan.
Baca Juga : Aturan Penyeberangan Pelabuhan Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Pembagian Rute Kendaraan
Di sela peninjauan, bupati menekankan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Ia mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan, khususnya di sekitar tebing yang tergerus aliran air, untuk segera mengungsi sementara waktu.
“Kami mengutamakan keselamatan warga. Sudah kami sarankan agar segera mengevakuasi diri dan tidak lagi menempati bangunan yang berisiko. Kita tidak bisa memprediksi kapan air kembali menggerus dan menyebabkan keruntuhan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu lokasi paling berisiko berada di area tebing yang terus terkikis akibat derasnya aliran air hujan. Kondisi tanah yang labil dinilai berpotensi memicu longsor susulan jika tidak diantisipasi.
Pemerintah Kabupaten Bondowoso pun telah mengeluarkan rekomendasi agar warga sekitar mengosongkan rumah mereka untuk sementara. Pendekatan secara persuasif terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman yang ada.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dengan menjaga sistem drainase dan merawat kebersihan lingkungan guna meminimalkan risiko bencana.
Baca Juga : Terjadi 2 Bencana Longsor di Singosari, Rusak Rumah hingga Tempat Ibadah
Sementara itu, terkait 11 titik bencana yang terjadi hampir bersamaan, Pemkab Bondowoso membagi tim penanganan dalam beberapa kelompok dan bersinergi dengan pihak kecamatan serta relawan setempat.
“Syukur alhamdulillah, seluruh titik terdampak dapat tertangani dengan baik,” tutupnya.
